Monday, September 7, 2026
22.1 C
Solok

Usai Keluhan Warga dan Insiden Truk, Pj Sekda Turunkan Tim Verifikasi, Empat OPD dan Camat Gunung Talang Tak Hadir

Pengaduan masyarakat terkait dugaan dampak lingkungan aktivitas peternakan ayam di Jorong Balai Pandan, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, memasuki babak baru. Setelah warga menyampaikan keluhan melalui aplikasi SP4N-LAPOR dan muncul sorotan terhadap aktivitas operasional peternakan, Pemerintah Kabupaten Solok melalui Pj Sekda akhirnya menurunkan tim verifikasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Solok, CupakNews.id | Langkah tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Tugas Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Jefrizal, tertanggal 20 Juli 2026, yang memerintahkan tujuh OPD bersama Camat Gunung Talang melakukan verifikasi lapangan pada Rabu (22/07/2026).

Verifikasi itu merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat tertanggal 17 Juli 2026 mengenai dugaan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas peternakan ayam di wilayah tersebut.

Dalam surat tugas tersebut, Pj. Sekretaris Daerah menugaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker), Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), serta Camat Gunung Talang untuk turun langsung melakukan verifikasi di lokasi.

Namun, berdasarkan pantauan Cupak News saat pelaksanaan verifikasi, hanya tiga instansi yang hadir, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, dan DPRKPP.

Sementara itu, Dinas PUPR, DPMPTSP dan Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, serta Camat Gunung Talang tidak tampak mengikuti kegiatan verifikasi sebagaimana jadwal yang tercantum dalam Surat Tugas.

Ketidakhadiran empat OPD dan unsur kecamatan tersebut menjadi perhatian masyarakat karena verifikasi lapangan merupakan tindak lanjut resmi Pemerintah Kabupaten Solok terhadap pengaduan warga. Hasil verifikasi nantinya diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah penyelesaian atas dugaan dampak lingkungan yang dikeluhkan masyarakat.

Sekda
Usai Keluhan Warga dan Insiden Truk, Pj Sekda Turunkan Tim Verifikasi, Empat OPD dan Camat Gunung Talang Tak Hadir (CN)

Sebelumnya, warga Jorong Balai Pandan telah menyampaikan sejumlah keluhan terkait aktivitas peternakan ayam, mulai dari dugaan pencemaran lingkungan, gangguan kenyamanan, hingga persoalan keselamatan akses jalan menuju lokasi usaha. Sorotan semakin menguat setelah sebuah truk operasional yang diduga terkait aktivitas peternakan dilaporkan nyaris terjun ke jurang saat melintasi jalan menuju lokasi, sehingga memunculkan desakan agar pemerintah mengevaluasi aspek keselamatan akses jalan maupun kepatuhan terhadap perizinan usaha.

Saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan verifikasi, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Jefrizal, menyatakan akan meminta laporan dari tim yang telah ditugaskan.

“Saya minta dulu laporan hasil verifikasi dari tim,” ujarnya singkat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Solok memberikan penjelasan terkait alasan ketidakhadiran sejumlah instansi yang telah ditugaskan melalui Surat Tugas tersebut. Selain itu, warga meminta hasil verifikasi lapangan diumumkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi sekaligus memastikan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti secara serius.

Hingga berita ini diterbitkan, Cupak News masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas PUPR, DPMPTSP dan Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, serta Camat Gunung Talang mengenai alasan ketidakhadiran mereka dalam pelaksanaan verifikasi lapangan. Tanggapan dari pihak-pihak tersebut akan dimuat sebagai bagian dari pemenuhan asas keberimbangan dalam pemberitaan. (Tim)

CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

Topics

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

IKPA 100, Polresta Padang Raih Penghargaan Kapolri

Polresta Padang meraih IKPA sempurna 100 Tahun Anggaran 2025 dan mendapat penghargaan Kapolri dalam Gelar Operasional Polda Sumbar.

20 Paket Diduga Sabu Disita, Pemuda di Pancung Soal Ditangkap Polisi

Polsek Pancung Soal menangkap YP (20) di Tigo Sungai Inderapura. Polisi menyita 20 paket diduga sabu, timbangan digital dan HP.

Curi HP di Ruang Tunggu ICU, Residivis Tiga Kali Dibekuk Tim Klewang

Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap MA, residivis tiga kali kasus pencurian yang diduga mencuri HP di ruang tunggu ICU RSI Ibnu Sina.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img