Saturday, September 5, 2026
22.5 C
Solok

ASN Kominfo Tewas Saat Bertugas, Dugaan Kelalaian Sistem Keselamatan Kerja di Pemkab Solok Disorot

Tewasnya seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok mulai memunculkan pertanyaan serius terkait penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Kab. Solok, CupakNews.id | Korban, Yori Gusdinora (38), ASN Kominfo tersebut dilaporkan meninggal dunia usai diduga terjatuh saat melakukan pengecekan jaringan CCTV di area loteng Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Senin pagi, (25/05/2026).

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, korban saat itu bekerja di area plafon bagian atas bangunan kantor. Namun nahas, bagian plafon yang diinjak korban diduga tidak mampu menahan beban hingga akhirnya jebol.

Korban disebut jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter dan menghantam lantai dengan keras. Sejumlah pegawai yang berada di sekitar lokasi mengaku mendengar dentuman keras sebelum akhirnya menemukan korban sudah terkapar bersimbah darah  seperti dilansir dari https://solok.indonesiasatu.co.id/.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kayu Aro. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa ini kini memantik sorotan tajam terhadap dugaan kelalaian penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Pemkab Solok. Pasalnya, pekerjaan teknis di area ketinggian diketahui memiliki risiko tinggi dan seharusnya dilengkapi prosedur pengamanan yang ketat.

Publik mulai mempertanyakan apakah korban dibekali perlengkapan keselamatan standar seperti safety harness, helm pelindung, hingga sistem pengamanan area kerja sebelum melakukan aktivitas di atas plafon bangunan.

Selain itu, kondisi fisik bangunan kantor juga ikut menjadi perhatian. Dugaan rapuhnya konstruksi plafon memunculkan pertanyaan baru terkait pemeliharaan fasilitas pemerintah yang digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Ironisnya, hingga insiden maut ini terjadi, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Solok terkait standar operasional kerja lapangan maupun sistem mitigasi risiko bagi pegawai teknis.

Kematian ASN saat menjalankan tugas negara ini dinilai bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan alarm keras terhadap lemahnya perhatian pada perlindungan tenaga kerja di lingkungan pemerintahan.

Jika benar prosedur keselamatan kerja tidak dijalankan secara maksimal, maka peristiwa ini dinilai patut menjadi bahan evaluasi serius, bahkan tidak tertutup kemungkinan memunculkan tuntutan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Kini publik menunggu transparansi Pemerintah Kabupaten Solok untuk membuka fakta sebenarnya di balik insiden yang merenggut nyawa pegawai tersebut. (***)


Sumber: https://solok.indonesiasatu.co.id/staf-kominfo-kabupaten-solok-tewas-terjatuh-saat-cek-cctv-pemkab-diduga-abaikan-keselamatan-kerja


CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

Topics

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

IKPA 100, Polresta Padang Raih Penghargaan Kapolri

Polresta Padang meraih IKPA sempurna 100 Tahun Anggaran 2025 dan mendapat penghargaan Kapolri dalam Gelar Operasional Polda Sumbar.

20 Paket Diduga Sabu Disita, Pemuda di Pancung Soal Ditangkap Polisi

Polsek Pancung Soal menangkap YP (20) di Tigo Sungai Inderapura. Polisi menyita 20 paket diduga sabu, timbangan digital dan HP.

Curi HP di Ruang Tunggu ICU, Residivis Tiga Kali Dibekuk Tim Klewang

Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap MA, residivis tiga kali kasus pencurian yang diduga mencuri HP di ruang tunggu ICU RSI Ibnu Sina.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img