Lapor
30.7 C
Jakarta
Pengaduan

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara, Pelaku Misterius Kabur

Published:

Peristiwa berdarah terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Minggu (19/4/2026) siang. Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Drs. Agrapinus Rumatora (Nus Kei), tewas setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK).

Maluku Tenggara, CupakNews.id | Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 11.10 WIT, tak lama setelah korban tiba di bandara menggunakan pesawat Lion Air JT880 dari Ambon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu baru saja keluar dari bandara dan disambut oleh keluarga besarnya. Mereka sempat berbincang di area depan pintu keluar bandara.

Namun situasi tiba-tiba berubah mencekam. Seorang pria tak dikenal yang mengenakan jaket merah dan masker mendekati korban dan langsung melakukan penikaman secara brutal.

Serangan berlangsung cepat. Korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian vital, termasuk dada kanan dan kiri, leher kiri, serta bagian punggung.

Maluku
Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Drs. Agrapinus Rumatora (Nus Kei), tewas setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK). (Dok.IST)

Melihat kejadian tersebut, kakak korban, Antonius Rumatora, sempat berusaha menghentikan pelaku dengan cara memeluk dan membantingnya. Namun pelaku melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri.

Dalam kondisi terluka parah, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam area bandara. Namun nahas, ia terjatuh di pintu keluar sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari petugas bandara.

Korban kemudian dilarikan ke RSU Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Namun nyawa korban tidak tertolong. Sekitar pukul 11.44 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis akibat pendarahan hebat dan luka serius pada organ vital.

Diketahui, kedatangan korban ke Maluku Tenggara dalam rangka menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.

Hingga saat ini, pelaku penikaman masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Motif penyerangan juga masih dalam proses penyelidikan.

Peristiwa ini mengejutkan publik dan menimbulkan duka mendalam, sekaligus menjadi perhatian serius terkait keamanan di area publik, khususnya bandara. (***)

CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Jon Cupak
Jon Cupak
Joni Oktavianus (Jon Cupak) | Pemred Cupak News | CEO - PT Jon Cupak Multimedia.

Related articles

spot_img
lapor

Recent articles