Saturday, September 5, 2026
22.5 C
Solok

Sumbar Berubah Arah: Tak Lagi Sekadar Target, Kini Jadi Pemasok Sabu ke Luar Daerah

Sumatera Barat (Sumbar) mencatat alarm keras dalam peta peredaran narkotika nasional. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai daerah tujuan peredaran, kini justru bertransformasi menjadi daerah pemasok sabu ke provinsi lain.

Sumbar, CupakNews.id | Fakta mengejutkan itu diungkap langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, saat memaparkan catatan akhir tahun pengungkapan kasus narkotika 2025 di Kantor BNNP Sumbar, Selasa (23/12/2025) lalu seperti dilansir beberapa media.

“Kasus terakhir menunjukkan Sumbar mengirim sabu ke Sumatera Selatan. Biasanya kita menerima kiriman, tapi kali ini justru sebaliknya,” tegas Ricky.

Ia menjelaskan, pada Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal hanya ditemukan indikasi pemakaian. Namun setelah dikembangkan, petugas masih mendapati stok sabu di rumah pelaku yang belum sempat didistribusikan.

Sumbar
Ilustrasi (CN)

Sepanjang 2025, BNNP Sumatera Barat menetapkan tiga orang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus peredaran sabu. Ketiganya diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional, meski secara umum jaringan narkotika di Sumbar masih didominasi jaringan lokal.

“Untuk Sumbar, yang kita ungkap mayoritas jaringan lokal. Tapi ada tiga DPO yang terafiliasi jaringan internasional, dan itu sedang kita buru,” ungkap Ricky.

Pengejaran terhadap para buronan ini dilakukan bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya penindakan terpadu.

Selama tahun 2025, BNNP Sumbar berhasil mengungkap 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) dengan total 37 tersangka. Menariknya, seluruh tersangka merupakan bandar dan kurir, tanpa satu pun pengguna yang diamankan. “Tidak ada penyalahguna. Semuanya bandar dan kurir,” tegas Ricky.

Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi tersangka maupun barang bukti, khususnya sabu.

Berdasarkan estimasi penghitungan bersama aparat penegak hukum, Sumatera Barat diperkirakan kemasukan hampir 20 kilogram narkotika jenis metamphetamine atau amphetamine setiap bulan.

“Ini angka yang serius dan harus dicegah bersama. Dibutuhkan kolaborasi kuat dengan Polda, Bea Cukai, BNN, dan instansi lainnya untuk memperketat pintu masuk narkotika ke Sumbar,” kata Ricky.

BNNP Sumbar mencatat Pasaman dan Pasaman Barat masih menjadi pintu masuk utama ganja. Sementara sabu umumnya berasal dari Sumatera Utara dan Riau, masuk melalui jalur Pasaman maupun Pekanbaru.

“Kalau ganja, dari Pasaman dan Pasaman Barat. Sabu rata-rata dari Sumut dan Riau,” jelasnya.

Berdasarkan survei BNN, sekitar 1,1 persen populasi Sumatera Barat terlibat narkotika. Dari angka itu, hampir 60 persen merupakan pengguna ganja.

Fakta-fakta ini menegaskan satu hal: Sumatera Barat sedang berada di persimpangan berbahaya. Jika tak dikunci dari hulu hingga hilir, daerah ini berpotensi semakin dalam terseret menjadi simpul baru peredaran narkotika nasional. (***)

CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

Topics

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

IKPA 100, Polresta Padang Raih Penghargaan Kapolri

Polresta Padang meraih IKPA sempurna 100 Tahun Anggaran 2025 dan mendapat penghargaan Kapolri dalam Gelar Operasional Polda Sumbar.

20 Paket Diduga Sabu Disita, Pemuda di Pancung Soal Ditangkap Polisi

Polsek Pancung Soal menangkap YP (20) di Tigo Sungai Inderapura. Polisi menyita 20 paket diduga sabu, timbangan digital dan HP.

Curi HP di Ruang Tunggu ICU, Residivis Tiga Kali Dibekuk Tim Klewang

Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap MA, residivis tiga kali kasus pencurian yang diduga mencuri HP di ruang tunggu ICU RSI Ibnu Sina.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img