Seorang pria berinisial FR (24), warga Kabupaten Solok Selatan diduga menghabisi nyawa kekasihnya berinisial Z (26) di sebuah kamar hotel di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (13/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dharmasraya, CupakNews.id | Peristiwa tersebut terungkap setelah FR mendatangi Markas Polres Dharmasraya sekitar pukul 16.30 WIB untuk menyerahkan diri. Kepada petugas, ia mengaku telah membunuh seorang perempuan yang disebut sebagai pacarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, FR merupakan warga Jorong Aur Duri, Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan. Sementara korban berinisial Z (26) diketahui merupakan warga Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Korban sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana melalui Kasat Reskrim AKP Andri, S.H mengatakan, berdasarkan keterangan awal tersangka, peristiwa itu terjadi di salah satu kamar hotel di wilayah Dharmasraya.
“Tempat kejadian perkara berada di salah satu kamar hotel di Dharmasraya. Di lokasi itulah pertemuan antara tersangka dan korban berujung pada insiden yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Andri.
Menurut penyidik, dugaan sementara peristiwa bermula dari pertengkaran antara pelaku dan korban saat berada di dalam kamar hotel. Perselisihan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga terjadi tindak kekerasan.
“Dari pengakuan tersangka, ia mengaku mencekik leher korban hingga korban kehilangan kesadaran dan akhirnya meninggal dunia. Namun motif yang melatarbelakangi peristiwa ini masih terus kami dalami,” katanya.
Setelah mengetahui korban tidak bernyawa, pelaku diduga panik sebelum akhirnya memutuskan menyerahkan diri ke Polres Dharmasraya.

Menerima laporan tersebut, personel Satreskrim Polres Dharmasraya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di dalam kamar hotel, petugas menemukan korban telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani visum dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Saat ini, FR telah diamankan di Polres Dharmasraya dan menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif dugaan pembunuhan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kasus tersebut dan menunggu hasil penyidikan resmi yang masih berlangsung. (***)
CATATAN REDAKSI
(Tim Redaksi)



