Saturday, September 5, 2026
22.5 C
Solok

Setya Kita Pancasila Apresiasi Kinerja Imigrasi Ngurah Rai, Jajaki Kerja Sama Pengawasan WNA di Bali

Organisasi Kemasyarakatan Setya Kita Pancasila (SKP) menjajaki kerja sama strategis dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, dalam rangka memperkuat pengawasan aktivitas Warga Negara Asing (WNA) dan turis mancanegara di Bali sebagai salah satu pintu masuk internasional utama Indonesia.

Denpasar, CupakNews.id | Langkah tersebut ditandai dengan silaturahmi dan audiensi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SKP Provinsi Bali,  I Gede Oka Suanda Yudara yang didampingi langsung Ketua Umum, Andreas PV Sumual dan Meyske Yunita, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SKP.

Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Raja Ulul Azmi, beserta jajaran, Selasa (23/12/2025).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Imigrasi yang mendorong SKP untuk berkoordinasi langsung dengan jajaran imigrasi di Bali guna membahas peluang kemitraan strategis antara unsur masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pengawasan keimigrasian.

Andreas Sumual, Ketua Umum Setya Kita Pancasila menegaskan, SKP hadir sebagai elemen masyarakat yang berkomitmen mendukung negara dalam menjaga kedaulatan hukum dan ketertiban sosial.

“Bali adalah etalase Indonesia di mata dunia. Tingginya aktivitas WNA harus diimbangi dengan pengawasan yang kuat, humanis, dan partisipatif. SKP siap menjadi mitra strategis pemerintah melalui edukasi, pemantauan berbasis masyarakat, serta komunikasi lapangan yang konstruktif,” tegasnya.

Bali
Dok. SKP Bali

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari tantangan pengawasan WNA, peran masyarakat dalam deteksi dini potensi pelanggaran keimigrasian, hingga peluang kerja sama berbasis edukasi dan mekanisme pelaporan yang tetap berada dalam koridor hukum.

Sementara itu, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Raja Ulul Azmi, menyambut positif inisiatif SKP dan menilai sinergi dengan elemen masyarakat yang memiliki komitmen kebangsaan merupakan faktor penting dalam penguatan fungsi pengawasan.

“Direktorat Jenderal Imigrasi terbuka terhadap kolaborasi dengan elemen masyarakat yang peduli terhadap penegakan hukum keimigrasian. Gagasan ini akan kami laporkan dan diskusikan lebih lanjut dengan pimpinan untuk merumuskan format kerja sama yang tepat dan sesuai regulasi,” ujarnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis nasional antara Setya Kita Pancasila dan Ditjen Imigrasi, khususnya dalam mewujudkan sistem pengawasan WNA yang lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

SKP menegaskan kesiapan untuk berkontribusi melalui pendekatan kemasyarakatan, penguatan literasi hukum, serta dukungan komunikasi dan data lapangan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan citra Indonesia di tingkat global. (***)

CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

Topics

Rapor Merah DPUPR Solok di LHP BPK 2025: Rp221 Juta Dikembalikan, Temuan Jalan Rp616 Juta Masih Diperiksa

BPK RI mencatat temuan Rp616,38 juta pada enam kontrak pekerjaan jalan DPUPR Solok. Sementara Rp221,49 juta temuan Uang Persediaan telah dikembalikan ke Kas Daerah.

Empat Pria Mengaku Wartawan Diamankan di Sijunjung, Diduga Peras SPBU

Empat pria asal Riau yang mengaku wartawan diamankan polisi di Sijunjung. Mereka diduga menekan pihak SPBU dengan ancaman pemberitaan dan polisi menemukan benda menyerupai senjata.

BPK RI Beri WTP untuk Dharmasraya 2025, Temuan PUPR Rp292 Juta Jadi Sorotan

BPK RI memberikan opini WTP atas LKPD Dharmasraya 2025. BPK menyoroti pajak, kelebihan bayar PUPR Rp292 juta dan pengelolaan material.

Temuan BPK: Penyaluran KUR BRI Rp168,5 Miliar Salah Sasaran, ASN hingga Kasus Pidana Turut Terima Subsidi

LHP BPK 2024 membongkar temuan 69.700 rekening KUR BRI tidak sesuai kriteria. Negara rugi Rp168,55 miliar subsidi bunga, ada penyaluran ke ASN hingga kredit bermasalah hukum.

Pemkab Solok Raih WTP 2025, BPK Temukan Belanja Tak Diuji hingga Proyek Jalan Bermasalah

Meskipun meraih opini WTP dari BPK Sumbar pada 2025, Pemkab Solok dihadapkan pada temuan belanja Dishub senilai Rp1,23 miliar yang rusak banjir serta kelebihan bayar proyek jalan.

IKPA 100, Polresta Padang Raih Penghargaan Kapolri

Polresta Padang meraih IKPA sempurna 100 Tahun Anggaran 2025 dan mendapat penghargaan Kapolri dalam Gelar Operasional Polda Sumbar.

20 Paket Diduga Sabu Disita, Pemuda di Pancung Soal Ditangkap Polisi

Polsek Pancung Soal menangkap YP (20) di Tigo Sungai Inderapura. Polisi menyita 20 paket diduga sabu, timbangan digital dan HP.

Curi HP di Ruang Tunggu ICU, Residivis Tiga Kali Dibekuk Tim Klewang

Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap MA, residivis tiga kali kasus pencurian yang diduga mencuri HP di ruang tunggu ICU RSI Ibnu Sina.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img