Wednesday, October 21, 2026
22.6 C
Solok

Tak Hanya Proyek “Disunat”, Ratusan Aset Jalan Dan Alat Berat PUPR Kab. Solok Jadi Misteri

Kelanjutan investigasi terhadap “borok” di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok semakin dalam. Setelah sebelumnya mengungkap skandal kekurangan volume (sunat volume) pada enam paket jalan strategis, kini sorotan beralih pada manajemen aset tetap dan kebocoran pajak di internal dinas tersebut.

Solok, CupakNews.id | Berdasarkan kajian LHP BPK RI, ditemukan fakta bahwa penatausahaan Barang Milik Daerah (BMD) di Dinas PUPR Kabupaten Solok masuk dalam kategori tidak tertib. Tercatat sedikitnya 495 aset jalan, irigasi, dan jaringan di Dinas PUPR tercatat dengan nilai luas atau nilai perolehan nol rupiah alias Rp0 dalam Kartu Inventaris Barang (KIB).

Proyek dibangun tiap tahun dengan miliaran rupiah, tapi dalam catatan aset, luas jalannya nol. Ini menutup pintu akuntabilitas. Jika luasnya nol, bagaimana menghitung biaya pemeliharaannya ke depan? Ini celah besar untuk penyimpangan anggaran rutin.

Investigasi juga menemukan indikasi kelemahan pengamanan fisik pada peralatan dan mesin. Disinyalir adanya alat-alat berat dan kendaraan operasional yang secara administrasi tercatat namun fisiknya sulit ditemukan atau dikuasai pihak yang tidak berwenang.

Selain itu, kebobrokan lainnya terungkap pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebagai dinas yang paling banyak mengonsumsi material bangunan (pasir, batu, tanah), Dinas PUPR justru ditemukan lalai memungut Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau Pajak Galian C.

Terdapat 83 paket pekerjaan di Dinas PUPR yang pajak materialnya belum dipungut oleh Bendahara Penerimaan Pembantu PUPR, dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah.

Dinas PUPR yang menjalankan proyek, tapi mereka juga yang lupa memungut pajaknya untuk daerah. Ini ironi. Masyarakat dipaksa bayar pajak, tapi proyek pemerintah sendiri dibiarkan bocor tanpa setoran pajak material.

PUPR
Tak Hanya Proyek “Disunat”, Ratusan Aset Jalan Dan Alat Berat PUPR Kab Solok Jadi Misteri (CN)

Berita Terkait: https://cupaknews.id/bocor-rp277-m-bpk-ungkap-spj-fiktif-mark-up-proyek-dan-benturan-kepentingan-di-8-opd-kabupaten-solok/

Sinyal Bahaya “Gagal Bayar”
Kondisi di Dinas PUPR ini sejalan dengan temuan BPK mengenai manajemen kas daerah yang “ugal-ugalan”. Dengan utang belanja kepada pihak ketiga (rekanan) yang mencapai Rp19,2 Miliar per akhir 2024, banyak pihak mengkhawatirkan kualitas proyek PUPR tahun 2025 akan semakin merosot karena krisis likuiditas.

Publik mendesak Inspektorat dan Sekretaris Daerah selaku Pengelola Barang Daerah untuk segera melakukan audit fisik (stock opname) terhadap seluruh alat berat di Dinas PUPR dan melakukan validasi nilai aset jalan yang tercantum Rp0.

Jika asetnya saja tidak jelas rimbanya, dan pajaknya tidak dipungut, maka opini WTP yang dibanggakan hanyalah tameng administratif untuk menutupi manajemen yang rusak di dalam. (Tim)


Berita ini disusun secara independen dan objektif berdasarkan data dan fakta dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nomor 36.A & 36.B/LHP/XVIII.PDG/05/2025 Tanggal 20 Mei 2025 tentang Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun 2024.
Seluruh angka, kutipan, dan temuan yang disajikan merupakan hasil pemeriksaan resmi BPK.
Jika terdapat perbedaan interpretasi atau data terbaru dari aparat penegak hukum, kami akan segera mengupdate berita ini.


CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Topics

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Tiga Kali Absen, Bupati Solok Disentil Tokoh Pemuda Cupak

Ketidakhadiran Bupati Solok dalam pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang menuai kritik Firmansyah. Ia meminta pemerintah daerah menjaga komunikasi dan perhatian kepada masyarakat Nagari Cupak.

Wali Nagari Cupak Soroti Protokoler Pemkab Solok Saat MTQ

Wali Nagari Cupak mengkritik mekanisme pendelegasian pejabat Pemkab Solok saat pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang. Wakil Bupati akhirnya hadir pada penghujung acara.

Pensiunan Kemenag Ditangkap Usai Salat Isya, Dua Anak Kandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Seorang pensiunan Kemenag berinisial AH diamankan Polres Sijunjung di Kabupaten Solok setelah dua laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandung diterima polisi pada 13 Oktober 2026.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img