Wednesday, October 21, 2026
22.6 C
Solok

ASN Kominfo Tewas Saat Bertugas, Dugaan Kelalaian Sistem Keselamatan Kerja di Pemkab Solok Disorot

Tewasnya seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok mulai memunculkan pertanyaan serius terkait penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Kab. Solok, CupakNews.id | Korban, Yori Gusdinora (38), ASN Kominfo tersebut dilaporkan meninggal dunia usai diduga terjatuh saat melakukan pengecekan jaringan CCTV di area loteng Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Senin pagi, (25/05/2026).

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, korban saat itu bekerja di area plafon bagian atas bangunan kantor. Namun nahas, bagian plafon yang diinjak korban diduga tidak mampu menahan beban hingga akhirnya jebol.

Korban disebut jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter dan menghantam lantai dengan keras. Sejumlah pegawai yang berada di sekitar lokasi mengaku mendengar dentuman keras sebelum akhirnya menemukan korban sudah terkapar bersimbah darah  seperti dilansir dari https://solok.indonesiasatu.co.id/.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kayu Aro. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa ini kini memantik sorotan tajam terhadap dugaan kelalaian penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Pemkab Solok. Pasalnya, pekerjaan teknis di area ketinggian diketahui memiliki risiko tinggi dan seharusnya dilengkapi prosedur pengamanan yang ketat.

Publik mulai mempertanyakan apakah korban dibekali perlengkapan keselamatan standar seperti safety harness, helm pelindung, hingga sistem pengamanan area kerja sebelum melakukan aktivitas di atas plafon bangunan.

Selain itu, kondisi fisik bangunan kantor juga ikut menjadi perhatian. Dugaan rapuhnya konstruksi plafon memunculkan pertanyaan baru terkait pemeliharaan fasilitas pemerintah yang digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Ironisnya, hingga insiden maut ini terjadi, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Solok terkait standar operasional kerja lapangan maupun sistem mitigasi risiko bagi pegawai teknis.

Kematian ASN saat menjalankan tugas negara ini dinilai bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan alarm keras terhadap lemahnya perhatian pada perlindungan tenaga kerja di lingkungan pemerintahan.

Jika benar prosedur keselamatan kerja tidak dijalankan secara maksimal, maka peristiwa ini dinilai patut menjadi bahan evaluasi serius, bahkan tidak tertutup kemungkinan memunculkan tuntutan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Kini publik menunggu transparansi Pemerintah Kabupaten Solok untuk membuka fakta sebenarnya di balik insiden yang merenggut nyawa pegawai tersebut. (***)


Sumber: https://solok.indonesiasatu.co.id/staf-kominfo-kabupaten-solok-tewas-terjatuh-saat-cek-cctv-pemkab-diduga-abaikan-keselamatan-kerja


CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Topics

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Tiga Kali Absen, Bupati Solok Disentil Tokoh Pemuda Cupak

Ketidakhadiran Bupati Solok dalam pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang menuai kritik Firmansyah. Ia meminta pemerintah daerah menjaga komunikasi dan perhatian kepada masyarakat Nagari Cupak.

Wali Nagari Cupak Soroti Protokoler Pemkab Solok Saat MTQ

Wali Nagari Cupak mengkritik mekanisme pendelegasian pejabat Pemkab Solok saat pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang. Wakil Bupati akhirnya hadir pada penghujung acara.

Pensiunan Kemenag Ditangkap Usai Salat Isya, Dua Anak Kandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Seorang pensiunan Kemenag berinisial AH diamankan Polres Sijunjung di Kabupaten Solok setelah dua laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandung diterima polisi pada 13 Oktober 2026.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img