Wednesday, October 21, 2026
22.7 C
Solok

Tragedi Kalibata: Dua ‘Matel’ Tewas Dikeroyok, 6 Oknum Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang penagih utang atau debt collector (mata elang/matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, memasuki babak baru yang mengejutkan. Pihak kepolisian resmi menetapkan enam orang oknum anggota Polri sebagai tersangka dalam insiden berdarah yang memicu kerusuhan massa tersebut.

Jakarta, CupakNews.id | Peristiwa yang bermula dari penarikan kendaraan ini berujung pada tewasnya dua korban dan aksi pembakaran sejumlah kios di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Insiden bermula pada Kamis sore (11/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, dua orang korban yang berinisial MET (41) dan NAT (32) sedang bertugas memantau kendaraan di depan TMP Kalibata.

Menurut keterangan saksi dan pihak kepolisian, kronologi kejadian berlangsung cepat, Kedua korban memberhentikan seorang pengendara sepeda motor yang diduga menunggak cicilan kredit.  Tiba-tiba, sebuah mobil yang berada di belakang motor tersebut berhenti. Sejumlah orang turun dari mobil dan langsung melakukan pengeroyokan secara sporadis terhadap kedua korban.

Akibat pengeroyokan brutal tersebut, korban MET tewas di tempat kejadian. Sementara rekannya, NAT, sempat dilarikan ke RS Budhi Asih namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (12/12).

Dalam perkembangan penyelidikan yang dirilis Jumat (12/12), terungkap bahwa para pengeroyok bukanlah warga biasa.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah anggota Polri yang berdinas di Yanma (Pelayanan Markas).

Kalibata
Konferensi Pers Polda Metro Jaya (Dok. IST)

“Enam anggota polisi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap mata elang di Kalibata. Mereka langsung menjalani penempatan khusus (patsus) dan akan segera menjalani sidang etik serta proses pidana,” ujar sumber kepolisian.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan matinya orang, dengan ancaman hukuman penjara di atas 12 tahun.

Tewasnya dua matel ini memicu amarah rekan-rekan seprofesi korban. Pada Kamis malam (11/12), ratusan massa yang diduga rekan korban mendatangi lokasi kejadian. Situasi sempat mencekam ketika massa meluapkan emosi dengan merusak dan membakar fasilitas di sekitar TKP.

Data di lapangan mencatat kerusakan meliputi, 9 kios pedagang hangus terbakar, 6 unit sepeda motor terbakar, 1unit mobil dirusak massa.

Pihak kepolisian, termasuk satuan Brimob, diturunkan untuk mengendalikan situasi agar tidak meluas. Saat ini kondisi di kawasan Kalibata sudah kembali kondusif, namun penjagaan tetap diperketat.

Tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami motif pasti para oknum polisi tersebut, apakah mereka memiliki hubungan kerabat dengan pengendara motor yang diberhentikan, atau ada motif lain.

Pihak kepolisian berjanji akan menindak tegas anggotanya yang terlibat tanpa pandang bulu, baik secara etik maupun pidana umum. (CN07)

CATATAN REDAKSI

Redaksi Cupak News memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat keberatan, bantahan, atau klarifikasi, dapat disampaikan secara resmi melalui kontak redaksi untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

(Tim Redaksi)


DISCLAIMER BERITA

Seluruh isi berita di CupakNews.id disajikan berdasarkan fakta, data, dan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tanggung jawab isi berita sepenuhnya berada pada penulis dan narasumber sesuai konteks pemberitaan.

CupakNews.id tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan, penafsiran sepihak, atau dampak hukum yang timbul dari penggunaan informasi di luar konteks pemberitaan resmi.

Apabila terdapat kekeliruan data, pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan klarifikasi atau hak jawab melalui redaksi di: cupaknews@gmail.com

Hot this week

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Topics

Dividen Tujuh Tahun Tembus Rp51,21 Miliar, CupakNews Telusuri Investasi Rp44,99 Miliar Pemkab Solok di Bank Nagari

Penyertaan modal Kabupaten Solok di Bank Nagari tercatat Rp44,997 miliar. Penerimaan dividen selama 2018–2024 mencapai Rp51,21 miliar. CupakNews menelusuri realisasi dividen, perubahan kepemilikan saham, dan kontribusinya terhadap PAD.

Pagu Pengadaan Kendaraan Setda Solok Rp5,42 Miliar, Ini Faktanya

Paket pengadaan kendaraan Setda Kabupaten Solok tercatat memiliki pagu Rp5,428 miliar. Rincian kendaraan, status transaksi, dan realisasi anggaran masih perlu ditelusuri melalui dokumen serta konfirmasi resmi.

Firmansyah Minta Peruntukan Anggaran MTQ Rp2,06 Miliar Dijelaskan

Pernyataan Iskan Nofis mengenai anggaran MTQ Rp2,06 miliar ditanggapi Firmansyah. Peruntukan anggaran dan pendanaan MTQ Gunung Talang perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi.

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Dua Pemuda di Selayo, Satu Paket Diduga Sabu Disita

Dua laki-laki diamankan Satresnarkoba Polres Solok di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat dini hari. Polisi menyita satu paket diduga sabu dan sebuah telepon genggam.

Pengadaan Kabupaten Solok Tembus Rp131,1 Miliar, Dinas PUPR Catat Nilai Terbesar

Data CupakNews.id per Agustus–Oktober 2026 mencatat transaksi pengadaan Solok naik menjadi Rp131,1 miliar. Nilai transaksi Dinas PUPR meningkat Rp31,63 miliar.

Tiga Kali Absen, Bupati Solok Disentil Tokoh Pemuda Cupak

Ketidakhadiran Bupati Solok dalam pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang menuai kritik Firmansyah. Ia meminta pemerintah daerah menjaga komunikasi dan perhatian kepada masyarakat Nagari Cupak.

Wali Nagari Cupak Soroti Protokoler Pemkab Solok Saat MTQ

Wali Nagari Cupak mengkritik mekanisme pendelegasian pejabat Pemkab Solok saat pembukaan MTQ ke-41 Gunung Talang. Wakil Bupati akhirnya hadir pada penghujung acara.

Pensiunan Kemenag Ditangkap Usai Salat Isya, Dua Anak Kandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Seorang pensiunan Kemenag berinisial AH diamankan Polres Sijunjung di Kabupaten Solok setelah dua laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandung diterima polisi pada 13 Oktober 2026.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img