27.7 C
Jakarta

232 Penumpang KA Purwojaya Selamat, KAI Pastikan Penanganan Cepat di Lokasi Anjlokan Kedunggedeh

Published:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh 232 penumpang KA Purwojaya selamat pasca terjadinya anjloknya dua gerbong bagian belakang kereta tersebut di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, km 56+1/2, pada Sabtu (25/10/2025) sekira pukul 14.14 WIB.

Kedunggedeh, | Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan lancar menggunakan enam bus menuju stasiun tujuan masing-masing.

“Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Dua gerbong bagian belakang KA Purwojaya mengalami anjlogan, dan seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).

Anne menambahkan, KAI bersama tim dari Daop 1 Jakarta dan unit terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan prasarana serta penanganan rangkaian yang terdampak agar jalur segera berfungsi normal.

“Untuk sementara, satu jalur di lokasi kejadian dapat dilalui secara terbatas untuk mengatur perjalanan KA lain, sementara jalur lainnya masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas,” lanjutnya.

KAI juga terus melakukan langkah-langkah operasional untuk meminimalkan dampak keterlambatan, dengan pengaturan perjalanan secara bergantian serta koordinasi intensif antar daerah operasi.

“Seluruh jajaran kami bekerja maksimal agar perjalanan kereta segera normal kembali. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terdampak,” tutup Anne.

Penumpang
Foto: Dok. KAI DAOP I

KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Permohonan Maaf
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan akibat peristiwa tersebut.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gangguan operasional ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).

Ixfan menjelaskan, laporan awal anjloknya KA Purwojaya diterima dari masinis KA 58F, yang melaporkan adanya anjlokan pada dua gerbong bagian belakang sesaat setelah melintas di emplasemen Kedunggedeh.

Adapun formasi rangkaian KA Purwojaya terdiri dari 1 lokomotif, 8 kereta kelas eksekutif (K1), 1 kereta makan (KM), dan 1 kereta pembangkit, dengan total 232 penumpang.

“Begitu laporan diterima, petugas segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya,” kata Ixfan.

Sebagai langkah awal, petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta langsung menuju lokasi untuk pemeriksaan jalur dan penanganan rangkaian terdampak.

KAI Daop 1 juga telah mengamankan area emplasemen Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada perjalanan kereta api lain yang terganggu, serta melakukan pemeriksaan teknis terhadap kondisi prasarana dan sarana untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

“Saat ini petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar,” tutup Ixfan.

Sementara itu, sejumlah perjalanan di lintas Kedunggedeh dilaporkan masih mengalami keterlambatan, baik dari arah hulu (Cikampek–Bekasi) maupun hilir (Bekasi–Cikampek).

Untuk menjaga kelancaran operasional, jalur hulu sementara tidak dapat dilewati, sehingga seluruh kereta dialihkan menggunakan jalur hilir (jalur kiri) dengan pola operasi terbatas. (***)

Related articles

Recent articles